Cerdas Bernegosiasi ala Mendiang Steve Jobs

Steve Jobs adalah negosiator ulung.

Walaupun telah lama tidada, namun sosok Steve Jobs masih terus memberikan inspirasi hingga saat ini. Salah satu inspirasi terbaiknya adalah berupa kemampuan bernegosiasi yang cerdas dalam berbisnis. Bahkan, bentuk negosiasi Steve Jobs kerap dijadikan rujukan bagi para pebisnis di seluruh dunia pokerqq.

Di bawah ini kami memiliki lima tips bernegosiasi yang terinspirasi dari gaya khas si jenius Steve Jobs.

1. Memahami pentingnya negosiasi

Steve Jobs selalu jeli melihat peluang di balik setiap negosiasi dan ia tidak ragu untuk mengajak nama-nama baru bekerja sama. Baginya, prospek ke depan bukan hanya dilihat dari nama besar, namun juga kualitas dan prinsip ekonomi yang didapat.

2. Tunjukkan bahwa Anda paham konteks dan tujuan yang diinginkan

Negosiasi dalam bisnis lebih dari kerja sama yang berpotensi profit besar, namun juga profibilitas dalam jangka panjang. Menurut Jobs, janganlah kerja sama hanya berorientasi profit, tapi pikirkan juga investasi jangka panjang seperti infrastruktur dan marketing. Dengan hal tersebut, setidaknya sebuah kerja sama bisnis tidak akan menjadi bisnis one hit wonder.

3. Tunjukkan nilai lebih dari masing-masing pihak yang bekerja sama

Bersikaplah apa adanya mengenai keunggulan bisnis yang Anda kelola. Steve Jobs tidak pernah melebih-lebihkan keunggulan Apple karena ia yakin fakta-fakta di lapangan yang akan berbicara, Ia juga tidak ragu untuk menelusuri rekam jejak rekan bisnis yang akan diajak bekerja sama dengannya.

4. Membaca realita

Dalam berbagai negosiasi bisnis, wajib hukumnya untuk check and recheck tentang calon-calon rekan bisnis yang akan diajak kerja sama. Rekam jejak calon rekan bisnis dapat membantu untuk membaca peluang di masa depan bagi masing-masing pihak yang bekerja sama.

5. Bermain emosi

Sekalipun negosiasi selalu diikuti oleh ego, rasa takut, serakah, dan sebagainya, tetap usahakan untuk menutup hal itu semua. Steve Jobs, meski terkenal dingin, namun ia tetap menjalin komunikasi yang baik dengan rekan-rekan bisnisnya. Walaupung mungkin ia telah menolak dan membatalkan kerja sama dengan seseorang, tetapi ia tidak ragu untuk mengirimkan kartu ucapan Natal kepada orang tersebut.